![]() |
| Sumber Foto: Instragram PLN |
Plt. Direktur Utama PLN, Sripeni Inten Cahyani mengatakan langsung memimpin recovery di Gandul, Jawa Barat. Pihaknya berupaya agar pasokan dari Timur ke Barat untuk tersuplai untuk mendukung kelistrikan di barat.
"Atas nama direksi meminta maaf seluas-luasnya kepada pelanggan PLN kondisi yang tidak menyenangkan ini. PLN telah melakukan upaya-upaya maksimal dan akan melakukan evaluasi internal untuk mencegah terulangnya kejadian listrik padam hari ini,” ujar Sripeni dikutip dari kabar24.bisnis.com Senin 05 Agustus 2019.
Sehabis Gelap Terbitlah Permohonan Maap, begitulah blackout di Ibukota Jakarta dan beberapa wilayah Jawa Barat dan Banten. Listrik dan Tagar yang Viral pada Minggu 4 Agustus 2019, membuahkan pertanyaan: Lantas apa?
Tetapi, begini. Apakah di tempat anda tinggal, lampu pernah padam karena listrik mati? Kecenderungan besar, pernah, bukan? Nah, apakah listrik mati di tempat Anda, menjadi berita di media massa pada hari yang sama atau pada terbitan media massa besok hari? Barangkali jawabannya belum tentu. Mengapa begitu?
Jika listrik bukan kebutuhan masyarakat, maka memberitakan listrik mati pun menjadi hal yang tabu, tidak lumrah. Misal, listrik yang ada di sebuah rumah dengan sumber listrik genset. Ketika sumber listriknya berhenti beroperasi, apakah masyarakat di sekitarnya akan bertanya-tanya? Tentu tidak. Apalagi dengan warga yang ada di seberang lautan, mana tahu-tahu.
Nah, karena listrik bukan untuk kepentingan orang banyak yang senantiasa menunggu pasokan listrik yang stabil dan terjangkau, ia menjadi eksklusif, tak melibatkan warga kebanyakan. Informasinya pun barangkali hanya akan dipenuhi oleh satu sudut pandang, ya itulah sudut pandang si pemilik sekaligus si pemakainya. Tak berwarna, bukan, atau tak banyak yang merugi?
Tetapi, bagaimana dengan listrik yang digunakan oleh masyarakat dan mengalami gangguan sampai padam pula? Seperti listrik negara untuk warga Indonesia? Nah, itu bisa jadi dan sangat boleh akan mampu menggerakkan media massa, atau pers, untuk mengungkitnya sebagai berita.
Bagaimana dengan informasi di media sosial? Banyak informasi di sana, meskipun terkadang hanya sepihak, ya itulah tadi, informasi milik sendiri dan menggunakannya sendiri, komunikasi satu arah. Meski begitu, dengan informasi yang melimpah dan beragam di media sosial dalam satu tema tertentu, seperti listrik mati, bisa menjadi suara yang menggema dan berpengaruh besar terhadap sebuah kebijakan atau kepentingan. Kepentingan traffic atau viraliti, misalnya.
Beberapa media daring pun menyusunnya menjadi kepingan dan kepungan berita terhadap peristiwa itu. Jika dipetakan, media cenderung menelisik penyebab, dampak, dan penanganan. Selebihnya, media menyusun narasi agar kejadian serupa tak terulang kembali. Demi, tentu saja, kepentingan publik.
Nah, yang menarik, media internasional pun turut mempublikasikannya melalui pemberitaan. Yuk, cek media luarnegeri mana saja yang memberitakan blackout di Ibukotayang rerata berbahasa Inggris itu.
Sydney Morning Herald (SMH) Australia, "Massive Blackout Affects Tens of Millions Across Indonesia".
https://www.smh.com.au/world/asia/massive-blackout-affects-tens-of-millions-across-indonesia-20190804-p52dqe.html
The Strait Times, media asing berbahasa Inggris berbasis di Singapura "Indonesia Capital Jakarta, Neighbouring Provinces in Java Hit by Major Power Blackout"
https://www.straitstimes.com/asia/se-asia/indonesia-capital-jakarta-neighbouring-provinces-in-java-hit-by-major-power-blackout
Media Malaysia, New Straits Times, menyoroti dampak listrik padam pada operasional MRT dengan judul "Jakarta Hit by Major Power Outage, MRT Evacuated"
https://www2.nst.com.my/world/2019/08/509956/jakarta-hit-major-power-outage-mrt-evacuated
Japan Times, "Major Blackout Darkens Jakarta and Neighboring Provinces on Java"
https://www.japantimes.co.jp/news/2019/08/04/asia-pacific/major-blackout-darkens-jakarta-neighboring-provinces-java/
BBC dengan judul 'Indonesia blackout: Huge outage hits Jakarta and surrounding area'
https://www.bbc.com/news/world-asia-49227033
Media Prancis, AFP mengangkat peristiwa tersebut dengan judul, “Tens of millions hit by Indonesia power blackout”
https://www.france24.com/en/20190804-tens-millions-hit-indonesia-power-blackout
Media Jerman, DW menulis hal serupa dengan judul, “Indonesia’s Jakarta hit by major power blackout”
https://www.dw.com/en/indonesias-jakarta-hit-by-major-power-blackout/a-49884728
Kantor Berita Aljazeera dengan judul 'Power restored to most of Indonesia capital after 9-hours blackout'
https://www.aljazeera.com/news/2019/08/power-restored-areas-indonesia-capital-9-hours-190804150443690.html
New York Times memilih judul, “Indonesia Capital, Neighboring Java Provinces Hit by Major Blackout,”
https://www.oann.com/indonesia-capital-neighboring-java-provinces-hit-by-major-blackout/
Washington Post, Indonesian capital hit by massive power outage
https://www.washingtonpost.com/world/asia_pacific/indonesian-capital-hit-by-massive-power-outage/2019/08/04/7072fae2-b6bb-11e9-8e83-4e6687e99814_story.html
Media berita Australia Abc.net.au berjudul "Jakarta comes back online after power blackout hits 10 milion for nine hours'
https://www.abc.net.au/news/2019-08-05/power-returned-to-jakarta-after-blackout-hits-10-million-people/11382670
The Jerusalem Post asal Israel, INDONESIA CAPITAL, NEIGHBORING PROVINCES IN JAVA HIT BY MAJOR POWER BLACKOUT
https://www.jpost.com/Breaking-News/Indonesia-capital-neighboring-provinces-in-Java-hit-by-major-power-blackout-597586
Bloomberg Blackout Hits Indonesia’s Java as Transmission Grid Is Disrupted
https://www.bloomberg.com/news/articles/2019-08-04/blackout-hits-indonesia-s-java-as-transmission-grid-is-disrupted
Reuters, Power restored to some areas in Indonesia capital, parts of Java after 9 hours
https://www.reuters.com/article/us-indonesia-power/power-restored-to-some-areas-in-indonesia-capital-parts-of-java-after-9-hours-idUSKCN1UU060


